SEMARANG – Gema takbir berkumandang memenuhi lapangan blok hunian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Semarang pada 1 Syawal 1447 H. Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas Rutan Semarang melaksanakan ibadah Sholat Idulfitri berjamaah sebagai puncak perayaan hari kemenangan setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan, Sabtu (21/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Semarang, Hendrawan, beserta seluruh jajaran struktural. Pelaksanaan sholat berjamaah ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan di lingkungan Rutan.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, bertindak sebagai imam dan khatib adalah perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat yang bekerja sama dengan pihak Rutan. Dalam khutbahnya, khatib menekankan pentingnya memaknai Idulfitri sebagai momentum untuk kembali ke fitrah, memperbaiki diri, serta menumbuhkan jiwa yang pemaaf.
"Momen Idulfitri adalah waktu yang tepat bagi kita semua, tanpa terkecuali, untuk membuka lembaran baru. Pembinaan di Rutan adalah fase untuk menempa diri agar saat kembali ke masyarakat nanti, kita menjadi pribadi yang jauh lebih bermanfaat, " ujar khatib di hadapan jamaah.
Hingga kegiatan berakhir, suasana di Rutan Kelas I Semarang terpantau aman dan penuh haru. Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah sederhana antara petugas dan para warga binaan pemasyarakatan.
(Humas Rutan Semarang)
